oleh

Serangan Jet Israel Target Beberapa Situs Pejuang Palestina Di Barat Laut Gaza

Jet tempur Israel telah meluncurkan serangkaian serangan udara di Jalur Gaza untuk kedua kalinya sejak gencatan senjata yang goyah mengakhiri perang 11 hari bulan lalu.

Sumber-sumber Palestina di lapangan mengatakan rudal Israel pada hari Kamis menghantam beberapa situs milik kelompok bersenjata di barat laut Kota Gaza dan utara Beit Lahia di wilayah yang terkepung.


Sebuah gedung administrasi sipil di timur Jabaliya di utara juga menjadi sasaran, selain sebuah ladang pertanian di timur kota selatan Khan Younis. Tidak ada korban yang dilaporkan.

Menyusul serangan udara, Fawzi Barhoum, juru bicara Hamas, kelompok yang menjalankan Jalur Gaza, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “pengeboman oleh pendudukan terhadap tempat-tempat perlawanan adalah pertunjukan demonstratif oleh pemerintah Israel yang baru”,

mengacu pada pemerintahan yang disetujui pada Minggu oleh parlemen Israel, dengan nasionalis sayap kanan Naftali Bennett dilantik sebagai perdana menteri.


“Perlawanan akan diwaspadai untuk membela rakyat kami, rakyat kami, dan tempat suci kami,” tambah pernyataan itu.


TV Al Aqsa milik Hamas melaporkan bahwa sebuah pesawat tak berawak Israel jatuh di sebelah barat Kota Gaza.

Ada juga laporan tentang Hamas yang melepaskan tembakan dengan senapan mesin berat ke arah Israel, yang memicu sirene serangan udara berbunyi.

Balon pembakar
Media Israel melaporkan bahwa tentara menyerang sasaran Hamas di dalam Jalur Gaza sebagai tanggapan atas peluncuran balon pembakar oleh para aktivis di wilayah tersebut.


Pejuang Palestina telah meluncurkan balon untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis, menurut Israel. Balon adalah perangkat dasar yang dimaksudkan untuk membakar lahan pertanian dan semak-semak di dekat perbatasan dengan Gaza.


Dalam sebuah pernyataan, tentara mengatakan akan “terus menghancurkan kemampuan dan struktur militer Hamas dan meminta pertanggungjawaban atas apa yang terjadi di Jalur Gaza”.

Pada hari Kamis, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara dengan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid untuk membahas masalah keamanan dan “tantangan yang sedang berlangsung untuk Israel dan kawasan.”


Sumber : Al jazeera

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam memilih kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]

News Feed