Ahmad Zakiyuddin Rekomendasikan Aplikasi pertahanan Siber di Dunia Digital

  • Bagikan

Kementerian Kominfo berkerjasama dengan Siberkreasi Gerakan Literasi Digital Nasional 2021 Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Menyelenggarakan Webinar Nasional Gerakan National Literasi Digital 2021 kamis, 16 September 2021 dengan mengambil tema : “ kenali Jenis Aplikasi Tepat dan Menguntungkan Diruang Digital.”

Dalam pembukaan kegiatan Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa Literasi Digital adalah merupakan kerja besar, dukungan dari semua komponen bangsa sangat dibutuhkan.”Tegas Jokowi.

Sementara Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengungkapkan pentingnya info literasi digital.

Saya berharap agar kegiatan ini bisa menjangkau semua elemen masyarakat, elemen elemen lainnya dapat melakukan kontrol sosial dan para peserta sungguh sungguh dapat berperan aktif,”Ungkap Edi.

Hadir menyampaikan paparan strategis Ketua Umum Perhimpunan Humas Perguruan Tinggi Indonesia ( Perhumani ) Dr. Ahmad Zakiyuddin, S.IP.,M.I.Kom sebagai Narasumber Nasional. Pembicara yang lain Dosen Ilmu Adm Bisnis Fisip USU Nana Dyki Dirbawanto, SE., MBA.
Produser Musik-Ringo Records Tengku Johan Arifin, S.S. Dosen Ilmu Komunikasi Telkom University, Anggota JAPELIDI Clara Novita Anggraini, M.A. Kegiatan ini diikuti oleh Peserta 500 dari seluruh Indonesia.

Ahmad Zakiyuddin mengungkapkan bahwa Anti-Virus dapat menjadi solusi serbaguna yang mencakup semua jenis keamanan digital untuk perangkat Anda dan melindungi terhadap virus, malware, ransomware.

Avast adalah salah satu program antivirus serbaguna untuk Windows. Secara konsisten antivirus ini selalu mendapatkan nilai tinggi dalam tes deteksi malware seperti AV-Comparatives. Saat berjalan, dia secara efektif menghapus spyware sebelum spyware itu sempat melakukan kerusakan,”Ungkap Zaki.

Zakiyuddin menambahkan Spyware adalah perangkat lunak yang tidak diinginkan yang menyusup ke perangkat Anda, diam-diam mengintai sambil mengambil informasi Anda yang paling pribadi dan sensitif, lalu mengirimkannya ke peretas, organisasi kriminal jahat, dan bahkan pemerintah.

Seperti Adaware, SpywareBlaster tidak menghapus spyware yang sudah diinstal pada sistem, tetapi mencegah spyware agar tidak terinstal melalui plugin peramban web yang memindai skrip dan cookie berbahaya yang melacak aktivitas Anda,”Kata Zaki.

  • Bagikan